PSMS adalah tim promosi yang cukup potensial dimana mereka mampu mengalakan tim sekelas Persija dikandangnya walau harus menelan kekalahan di dua laga awal melawan Bali United dan Bhayangkara FC.
Skuad PSMS memang cukup menjanjikan dimusim ini apalagi mereka dilatih pelatih berpengalaman Djajang Nurjaman atau Djanur, Namun mereka sedang mengalami masalah sengketa hak cipta nama dan logo klub dan mereka terancam diberhentikan keanggotaannya di Liga 1.
Dilansir dari Bola.net (07/4/2018), PT Kinantan Medan yang merupakan payung hukum PSMS medan disomasi oleh PT Pesemes Medan yang mengaku berhak atas nama dan logo klub PSMS. Bahkan PT Pesemes akan menuntut agar PSMS diberhentikan dari Liga 1.
PT Pesemes pun melaporkan PT Kinantan Medan Indonesia secara Pidana ke Direktur Penyidikan dan Penyelesaian Sengketa Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan HAM RI. Pada nomor laporan HI-O7.03.16.02.08 per tanggal 4 April 2018 dengan dugaan melanggar Pasal 100 ayat 1 UU Nomor 20 Tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis.
Bahkan PT Pesemes pun melakukan tuntutan kepada hakim agar keberadaan PSMS di Liga 1 diberhentikan.
"Kami akan mengajukan tuntutan operasional kepada hakim agar keberadaan PSMS Medan di Liga ini dihentikan kegiatannya. Artinya tidak diikutsertakan sebagai peserta dari Liga 1," ujar Fadillah Hutri pengacara PT Pesemes, melansir dari Bola.net (07/4/2018).
Semoga masalah ini cepat terselesaikan dan jangan sampai PSMS diberhentikan dari Liga 1.
Bagaimana pendapat kalian ?
Sumber
